Rabu, 21 Maret 2018

Resensi Buku Seni Budaya

Hai teman-teman pembaca! Disini saya akan merensensi sebuah buku yang bagus nih..

Buku Pelajaran Seni Budaya merupakan salah satu buku dari Pemerintah untuk anak-anak sekolah khususnya Kelas 11 Semester 2 ini. Sekarang saya ingin merensikan buku ini karena banyak buku tentang Seni Budaya yang masih terlihat ringkas sehingga banyak siswa menjadi bingung dan kurang mengerti. Namun, beda halnya dengan buku ini. Buku ini sangat terperinci dalam menjelaskan sesuatu dan ketika melihat buku ini, siswa akan terlihat lebih semangat belajar karena cover buku yang menarik.

Identitas Buku
Nama penulis : Sem Cornelyoes Bangun, Siswandi, Tati Narawati, dan Jose Rizal Manua
Penerbit: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kemendikbud
Tahun terbit: 2017
Tebal buku: 122 Halaman

Sinopsis Buku
Bab 1 Pameran Seni Rupa
Untuk mencapai tujuan pameran kita perlu bekerjasama dan membagi tugas sesuai kebutuhan (sangat tergantung dari apa yang dipamerkan, dimana pameran diselenggarakan, dan siapa yang akan menyaksikan pameran tersebut). Dengan demikian, volume pekerjaanlah yang akan menetukaan jumlah dan susunan panitia. Biasanya untuk tingkat sekolah, struktur panitia yang sederhana sudah memadai. Terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, dan sejumlah seksi-seksi, ada yang mengurus materi pameran, display ataukelompok kerja pemajangan karya, piñata cahaya, pembuatan catalog,dll. Selain memikirkan panitia pemeran, kita uga harus memikirkan proposal pameran. Banyak format penulisan proposal yang dapat digunkana, namun pada hakikatnya, inti dari proposal ialah latar  belakag, dasar auan kegiatan pameran, waktu dan tempat, tata tertib dan lain-lain.

Bab 2 Menganalisis Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pelaporan Pameran Karya Seni Rupa
Sebelum menyelenggarakan pameran seni rupa, kita perlu membuat perencanaan yang baik. Pertama, kita harus membentuk panitia pameran seni rupa. Komitmen dan kerja sama kepanitiaan adalah kata kunci keberhasilan penyelenggaraan pameran seni rupa. Penataan ruang pameran, pemajangan karya, pengaturan kata, sound system, dll.

Bab 3 Menganalisis Konsep Prosedur, Fungsi, tokoh dan Nilai Estetis Karya Seni Rupa
Pengertian analisis dalam konteks apresiasi adalah pengkajian yang cermat terhadap karya seni rupa untuk mengetahui keberadaan karya yang sebenarnya. Dalam menganalisis karya seni rupa aspek konsep berkaitan dengan aktivitas pengamatan karya seni untuk menemukan inspirasi. Aspek teknis berhubungan dengan proses kreasi, langkah-langkah kerja kreatif yang ditempuh seorang perupa untuk menghasilkan karya. Fungsi pada seni hakikatnya adalah menfaat seni pada konteks tertentu. Sedangkan, pengenalan akan tokoh perupa murni adalah penting dlam meningkatkan kemampuan berapresiasi. Nilai estetis secara teoritis dibedakan menjadi objektif dan subjektif.

Bab 4 Memamerkan Karya Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi Hasil Modifikasi
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pemajangan karya dua dimensi adalah factor keluasan ruang dengan sejumlah karya yang dipamerkan. Sedangkan untuk karya tiga dimensi adalah pemajangan pameran yang dapat dilihat dari segala arah


Bab 5 Fenomena Seni Rupa
Seni rupa pramodern menunjukkan babakan sejarah dimana manifestasi karya seni rupa hadir sebelum zaman industri. Seni Rupa Pramodern dibagi menjadi primitivisme, Naturalisme, realism. Primitivisme adalah corak karya seni rupa yang memiliki sifat bersahaja, naïf, sederhana, spontan, jujur, baik dari segi penggarapan dan pewarnaan. Naturalisme adalah corak karya seni rupa yang teknik pelukisannya berpedoman pada peniruan alam untuk menghasilkan karya seni sehingga seniman terikat sekali paa hukum proporsi , anatomi, persprektif dan teknik pewarnaan untuk mencapai kemiripan dengan perwujudan objek yang dilihat oleh mata.

Kelebihan Buku
1. Pemilihan kata yang tepat dan mudah dimengerti
2. Buku tidak terlihat monoton karena dicetak dengan gambar yang berwarna sehingga terlihat menarik untuk kalangan siswa
3. Penjelasan tiap bab sangat rinci sehingga mudah memahaminya
4. Cover sampul buku terlihat sangat menarik dan dilengkapi dengan gambar-gambar seni rupa.
5. Terdapat berbagai teks seperti revies konser, tokoh-tokoh yang terkenal sehingga menambah wawasan untuk siswa
6. Kurikulum dalam buku ini sudah disesuaikan oleh pemerintah secara langsung.

Kekurangan Buku
1. Masih ada beberapa Typo atau salah penulisan kata
2. Tidak ada rangkuman dan uji kompetensi untuk mengukur kemampuan siswa

Dengan berbagai kekurangan dalam buku tersebut, namun saya sangat merekomendasikan buku ini  untuk dibeli karena banyak sekali hal-hal didalam buku ini yang bisa menjadi panutan ketika kita ingin melkukan suatu karya seni. Dan juga penjelasan yang sangat rinci membuat siswa yang melakukan karya seni ini bisa lebih mudah memahami.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rindu Ditemani Kenangan Hangat

www.google.com Sayang? Kepada sahabat atau kepada seorang kekasih? Jika itu kepada sahabat, mengapa aku harus takut kehilangan? Bahka...